MENGANALISIS UNSUR HIKAYAT
- SINOPSIS HIKAYAT
Alkisah hiduplah seorang saudagar kaya raya di negeri Ajam, namanya Khojah Mubarak, dia seorang yang sangat kaya namun tidak memiliki anak. Maka suatu saat ia berdoa kepada Allah agar dikaruniai seorang anak, permintaannya pun terkabulkan. Ia dan istrinya memberi nama anak tersebut Khojah Maimun. Saat ia berumur diajarkan mengaji kepada Mu’alim Sabian. Ketika dewasa lalu dinikahkan dengan anak saudagar kaya, bernama Bibi Zainab.
Lalu ketika suami istri itu pergi kepasar mereka tertarik membeli seekor burung yang ternyata harganya sangatlah mahal, hal tersebut karena burung tersebut burung yang luar biasa, ia dapat berbicara dan mengetahui kejadian yang akan datang. Maka suami istri pun membelinya, namun harganya ditangguhkan dulu, karena 3 hari lagi akan datang para kafilah dan akan membelinya. Kemudian mereka pun membeli semua burung yang ada dinegeri itu dan menjualnya 2 kali lipat. Karena hanya satu burung ajaib tadi, terpaksalah para kafilah itu membeli kepada mereka dengan harga yang tinggi, maka kayalah suami istri itu. Kemudian suatu hari mereka pun pergi lagi ke pasar dan membeli burung ajaib lainnya, lalu diletakkan didalam sangkar yang indah. Burung itu mereka beri nama bayan dan tiung.
Suatu hari Maimun mengatakan kepada kedua unggasnya bahwa ia akan pergi berniaga ke negeri lain selama beberapa waktu. Maka ia menitipkan istrinya kepada mereka. Setelah beberapa lama ditinggal suaminya, Bibi Zainab merasa kesepian. Suatu hari di depan rumahnya lewatlah putra raja negeri itu. Zainab merasa tertarik hatinya. Begitu pula si putra raja. Maka Zainab pun berniat pergi menemuinya untuk memenuhi hasratnya pada malam hari. Sebelum berangkat, Zainab bertanya kepada Tiung Rencana tentang niatnya itu. Tiung menasihati Zainab untuk membatalkan niatnya karena hal itu melanggar ajaran Tuhan. Zainab pun marah besar dan membunuh Tiung. Demi melihat perbuatan Zainab, Bayan pun khawatir ia akan dibunuh juga. Maka ketika Zainab meminta pendapatnya tentang apa yang akan diperbuatnya, Bayan mulai berkisah tentang sebuah hikayat. Zainab sangat tertarik mendengarkan cerita Bayan sehingga ia tidak sadar hari telah menjelang pagi ketika cerita itu selesai dikisahkan. Keesokan harinya, saat Zainab berniat pergi menemui putra raja, Bayan menuturkan satu hikayat lagi dan Zainab dengan sukacita mendengarkan hingga pagi menjelang. Begitu seterusnya sehingga Zainab lupa memenuhi hasratnya untuk berzina. Bayan menuturkan sebuah kisah setiap malam kepada Zainab hingga mencapai 24 malam. Cerita berantai ini serupa dengan kisah seribu satu malam di mana sang permaisuri menuturkan berbagai cerita setiap malam sehingga sang raja lupa akan niat membunuh istrinya itu.
- MENDISKUSIKAN KATA-KATA SULIT
No. | Kosa Kata | Makna |
1 | Sahibul | Pengarang |
2 | Darwis | penganut sufi yg sengaja hidup miskin (sbg jalan untuk mencapai kesempurnaan jiwa) |
3 | Kafilah | Rombongan orang, rombongan berkendaraan (unta) di padang pasir, kontingen |
4 | Sangkaran | Kurungan untuk burung |
5 | Kholi | bebas (lepas, terhindar), lalai |
6 | Tilik | penglihatan yg teliti (terutama penglihatan dng mata batin) |
7 | Hatta | Sehingga |
8 | Tiung | burung yg dapat meniru kata-kata orang atau suara binatang lain |
9 10 | Cerita berantai Bayan | rangkaian cerita yg cerita pertamanya membuahkan cerita kedua dan selanjutnya burung termasuk keluarga kakaktua, membuat sarang di lubang pohon, yg jantan sebagian besar bulunya berwarna hijau terang, sedangkan yg betina berwarna merah campur biru |
- MENDISKUSIKAN TOKOH DAN WATAK DALAM HIKAYAT
No. | Nama Tokoh | Ucapan/Tindakan | Komentar Tokoh Lain/Pencerita | Simpulan Watak Tokoh |
1 | Khojah Mubarak | Ia berdoa kepada Allah agar dikaruniai seorang anak | ||
2 | Istri Khojah Mubarak | Melahirkan seorang anak laki-laki tampan, yang diberi nama Khojah Maimun | ||
3 | Khojah Maimun | Ia membeli burung ajaib lalu menjualnya dengan harga 2 kali lipat. Ia pergi berniaga ke negeri lain dan menitipkan istrinya kepada kedua unggasnya | Kikir dan tidak mau kalah dengan yang lainnya | |
4 | Bibi Zainab | Ia bekerjasama dengan suaminya dalam menjual burung dengan harga 2 kali lipat. Ketika ditinggal suaminya berniaga, ia jatuh hati kepada putera raja negeri itu. Ia berniat bertemu dengan raja negeri itu, namun gagal. Ia marah besar akan nasehat Tiung dan membunuh Tiung | Tiung menasihati Zainab untuk membatalkan niatnya karena hal itu melanggar ajaran Tuhan. | Tidak setia terhadap pasangan |
5 | Mualim Sabian | Guru mengajai Khojah Maimun sewaktu kecil | ||
6 | Penjual Bayan | Awalnya tidak menjual burung itu, tetapi setelah ditangguhkan, ia setuju juga | ||
7 | Kafilah dari negeri Babal | Terpaksa membeli burung dengan harga 2 kali lipat | ||
8 | Bayan | Burung pertama yang dibeli Khojah Maimun dan istrinya. Ia burung yang luar biasa, ia dapat berbicara dan mengetahui kejadian yang akan datang. Ia sering menasehati Zainab | ||
9 | Tiung | Ia sesangkar dengan Bayan dan sering memberikan nasehat kepada Zainab namun diakhir, ia dibunuh oleh Zainab |
- MENEMUKAN ALUR HIKAYAT (Alur maju)
No. | Perkenalan | Awal konflik | Puncak konflik | Akhir konflik |
1. | Hidup seorang saudagar yang bernama Khojah Mubarak.sudah lama dia belum di karuniai anak.akhirnya dia memiliki anak yang bernama Khojah Maimun.Khojah maimun tumbuh menjadi anak yang cerdas.setelah ia berusia 15 tahun dia menikah dengan anak seorang saudagar yang kaya yang bernama bibi Zainab. | Membeli burung dengan harga yang mahal(burung ajaib) | Mereka membeli semua burung yang ada dalam negeri. | Mereka menjadi kaya raya |
2. | Bibi Zainab ditinggal suaminya merantau ke negeri orang, selama ditinggal suaminya, ia jatuh hati kepada putera raja negeri itu | Bibi Zainab dengan putera raja negeri itu ingin berjumpa | Ketika hendak pergi menemui lelaki itu, Tiung memberikan nasehat kepada pemiliknya itu, bahwa jika bertemu dengan seorang lelaki yang bukan suaminya, maka ia termasuk berbuat zina | Mendengar itu, Zainab pun marah besar, lalu ia membunuh Tiung tersebut |
- NILAI-NILAI DALAM HIKAYAT
No. | Aspek | Data dukung | Nilai |
1 | Perilaku tokoh | Khojah Mubarak berdoa kepada Allah agar dikaruniai seorang anak | Bertawakkal dan meminta sesuatu hanya kepada Allah SWT |
2 | Agama | Khojah Mubarak menggurukan anaknya ke Mualim Sabian | Ilmu itu baik ditanamkan sejak kecil |
3 | Agama | Khojah Maimun diajarkan mengaji | Menuntut ilmu itu hukumnya wajib demi kepentingan dunia dan akhirat |
4 | Agama dan moral | Ketika ia tergoda untuk melakukan zina dengan lelaki lain, dengan bantuan Bayan ia tak tergoyahkan untuk berbuat zina | Berbuat baik dan tetap berada di jalan Tuhan apa pun godaan yang muncul menghadang |
5 | Perilaku tokoh | Zainab hendak menemui puteja negeri raja negeri itu | Pesan agar tidak berzina dan setia terhadap pasangan sendiri |
6 | Perilaku tokoh | Khojah Maimun menjual burung dengan harga 2 kali lipat | Pesan untuk tidak serakah atau mengambil bagian orang lain |
7 | Moral | Khojah Maimun menyepelekan perkataan si penjual Bayan | Kita dilarang untuk menyepelekan orang lain |
- MENGAITKAN NILAI HIKAYAT DENGAN KEHIDUPAN SEHARI-HARI
- Kegiatan bertawakkal dan meminta sesuatu hanya kepada Allah SWT, kita dilatang meminta kepada yang lainnya, karena hal tersebut termasuk perbuatan syirik
- Ilmu itu baik ditanamkan sejak kecil, agar anak terbiasa kepada hal-hal yang berguna bagi masa depannya
- Menuntut ilmu itu hukumnya wajib demi kepentingan dunia dan akhirat
- Berbuat baik dan tetap berada di jalan Tuhan apa pun godaan yang muncul menghadang merupakan perbuatan yang sangat mulia, sangat berat untuk melakukannya
- Dihikayat ini kita diajarkan agar tidak berbuat zina serta setia kepada pasangan sendiri
- Pesan untuk tidak serakah atau mengambil bagian orang lain, karena semuanya pasti sama-sama dipulangkan kepada Allah SWT
- Pesan untuk tidak sombong atau mau mendengarkan kata-kata orang yang lebih rendah kedudukannya, karena hati orang siapa yang tahu
- MENGIDENTIFIKASI ADAT DAN BUDAYA YANG MEMENGARUHI PENCIPTAAN HIKAYAT
No. | Aspek | Data dukung |
1 | Nama tokoh : Khojah Mubarak, Khojah Maimun, Mualim Sabian, Bibi Zainab | Nama-nama yang biasanya dipakai oleh kaum muslim |
2 | Peristiwa pernikahan | Suatu ikatan antara sepsang makhluk hidup |
3 | Mengaji | Aktifitas yang biasanya dilakukan oleh kaum muslim |
4 | Berdoa | Meminta dan memohon sesuatu kepada Tuhan |
5 6 7 | Jual-beli Suami merantau Peristiwa mengunjungi laki-laki yang bukan suaminya | Terjadinya tawar-menawar harga antara penjual dan pembeli yang merupakan salah satu aktifitas yang harus ada dimasyarakat Jika sang suami berniaga ke suatu negeri, istrinya akan tetap tinggal dirumah Seorang istri yang ditinggal suaminya berniaga ke negeri orang, hendaklah menjaga dirinya, jangan mau terikut nafsunya untuk berjumpa dengan lelaki lain di dalam agama Islam hal tersebut termasuk zina |